Shift sudah selesai, tetapi kepala masih menyimpan beberapa kejadian kecil. Kamu mungkin ingin melihat satu wajah dan bercerita sebentar sebelum beralih ke kegiatan berikutnya. Video call dengan karakter AI menawarkan pertemuan fiksi yang dapat kamu mulai dengan sederhana: pilih sosoknya, beri tahu suasana yang kamu inginkan, lalu ceritakan satu bagian dari harimu. Kamu tidak perlu menjadikan seluruh malam sebagai bahan percakapan.
Pilih karakter yang cocok dengan energimu malam itu
Coba bayangkan Sera, pengelola kedai fiksi berusia 30 tahun yang baru selesai menutup tokonya. Ia punya humor ringan, tidak terburu-buru menyimpulkan, dan suka menanyakan detail yang biasa terlewat. Kamu boleh memilih suasana berbeda jika yang dibutuhkan justru teman bercanda. Karakter yang tepat untuk malam ini tidak harus menjadi karakter yang sama untuk setiap hari atau setiap jenis cerita.
Katakan apa yang ingin kamu dapatkan dari pertemuan: “Aku belum mau membahas solusi. Aku hanya ingin cerita satu hal yang aneh tadi.” Permintaan seperti ini memberi arah lebih jelas daripada berharap karakter menebak dari nada suaramu. Wajah avatar membantu memberi rasa kehadiran dalam percakapan, tetapi AI tidak otomatis mengetahui kondisi batin atau seluruh konteks pekerjaanmu dari ekspresi yang terlihat.
Buka dari kejadian yang masih menempel
“Ada pelanggan yang bilang sesuatu lucu sebelum aku pulang. Aku masih memikirkannya. Temani dengar sebentar, lalu tanya bagian yang paling bikin kamu penasaran.”
Kamu bisa mengganti pelanggan dengan benda yang hilang lalu ditemukan, lagu yang terdengar berulang, atau makanan yang ingin dicoba besok. Pilih detail yang ingin kamu ceritakan; tidak ada kewajiban membagikan informasi tempat kerja atau orang lain. Sera cukup menjadi tokoh yang menanggapi cerita yang kamu berikan.
Beri bentuk pada obrolan agar tetap ringan
- Awal: pilih satu kejadian dan beri kalimat pembuka. Kamu tidak harus merangkum seluruh shift sebelum karakter boleh menanggapi.
- Tengah: minta satu pertanyaan lanjutan. Jika balasan terlalu panjang, sela dengan “Aku masih punya lanjutannya” atau “Yang ini kita bahas dulu.”
- Akhir: tentukan penutup kecil, seperti memilih lagu untuk didengar setelah panggilan atau menamai satu hal yang ingin kamu nikmati besok.
Prelulu mendukung suara full-duplex, sehingga kamu dapat menyela saat karakter berbicara. Ini berguna ketika cerita yang paling ingin disampaikan baru teringat setelah ia mulai menjawab. Respons tidak dijanjikan tanpa jeda, dan kualitas bahasa lisan perlu kamu rasakan sendiri. Kalau malam itu kamu ingin lebih banyak mendengarkan, mintalah karakter menceritakan satu kejadian sederhana dari dunia fiksinya.
Kamu yang menentukan bagaimana pertemuan berlangsung
Lihat opsi video dan kredit yang tersedia pada karakter sebelum menelepon. Kamu dapat melihat avatar tanpa berbagi kamera sendiri. Jika ingin menunjukkan secangkir minuman dan sesi mendukung kamera, aktifkan pembagian kamera hanya ketika kamu memilihnya. Menyembunyikan pratinjau diri tidak sama dengan menghentikan berbagi kamera; gunakan kontrol kamera untuk mematikannya saat tidak diperlukan lagi.
Kamu juga boleh menutup panggilan saat ceritanya masih terasa menyenangkan: “Cukup sampai sini, aku mau menikmati sisa malam.” Hubungan fiksi yang kamu pilih tidak menuntut kehadiran tanpa henti. Pertemuan singkat dengan karakter bisa menjadi satu bagian dari waktu senggangmu, bersama musik, makanan, teman, atau aktivitas lain yang memang ingin kamu jalani.
Temui karakter untuk panggilan pertamamu
Siapkan percakapannya, lalu lihat pilihan panggilan yang tersedia pada karakter di Prelulu. Panggilan menggunakan kredit; periksa saldo dan paket terbaru sebelum mulai.