Kamu yang memulai obrolan
Bicara di panggilan atau ketik pesan. Karakter menjawab percakapan yang sedang kalian jalani, bukan memutar video yang sudah jadi. Karakternya fiksi, bukan orang sungguhan yang berakting.
Video call AI · Diperbarui 27 September 2026
Video call dengan karakter AI berarti ngobrol langsung, tatap muka, dengan karakter fiksi yang mengingatmu. Di Prelulu, kamu bisa bicara atau mengetik, dan karakter langsung menjawab dengan wajah dan suara yang penuh emosi. Kamu bebas menyela kapan saja dan mengubah arah obrolan. Di panggilan yang mendukung, berbagi kamera itu opsional dan hanya menyala kalau kamu yang menyalakannya. Chat teks punya jatah pesan gratis setiap hari, selamanya, paket berbayar menghapus batas harian, dan panggilan suara maupun video memakai satu dompet kredit yang hemat.
Definisi
Video call dengan karakter AI adalah percakapan dua arah secara langsung dengan karakter AI fiksi yang bisa kamu lihat dan dengar. Ini berbeda dari berbagi kamera (opsional), yang membuat karakter bisa menanggapi apa yang kamu tunjukkan, dan juga berbeda dari klip video buatan AI yang baru dikirim setelah kamu memasukkan prompt.
Oleh tim redaksi Prelulu · Diperbarui
Video call AI yang terasa hidup itu soal bolak-balik, bukan klip: kamu bilang sesuatu, karakter menjawab dengan wajah dan suaranya, lalu kamu bisa langsung membalas. Prelulu menyambungkan obrolan langsung ini dengan karakter yang sama yang kamu kenal di chat teks, dan keputusan berbagi kamera selalu ada di tanganmu.
Bicara di panggilan atau ketik pesan. Karakter menjawab percakapan yang sedang kalian jalani, bukan memutar video yang sudah jadi. Karakternya fiksi, bukan orang sungguhan yang berakting.
Karakter menjawabmu secara tatap muka, dengan ekspresi dan suara yang membawa emosi di setiap kata. Teknologi live canggih kami membuat obrolan terasa benar-benar hidup.
Sela kapan saja saat karakter sedang bicara, tambahkan pikiranmu, atau ganti arah obrolan. Berbagi kamera tersedia di panggilan yang mendukung, opsional, butuh izinmu, dan bisa dimatikan tanpa mengakhiri percakapan.
Setiap karakter punya memorinya sendiri dan mengingat hal yang penting di antara chat dan panggilan, jadi ceritamu bisa berlanjut di obrolan berikutnya.
Tulis atau ucapkan dalam bahasa Indonesia, dan karakter akan membalas dalam bahasa Indonesia.
Chat teks punya jatah pesan gratis setiap hari, selamanya. Kredit sambutan cukup untuk panggilan pertama yang singkat, dan panggilan suara maupun video berbagi satu dompet kredit yang hemat.
Mulai sekarang
Bawa trope dan tipe karakter yang kamu suka. Ceritanya dimulai begitu kamu membuka chat.

The beast the world fears lowers his guard only for you. EonCore's top floor is usually a place no one enters without permission. Tonight, you are the exception. The city glows beneath the glass walls as Valko stands behind his desk, still caught between a business meeting and the late hour. He looks exactly like the man the world knows, composed, untouchable, impossible to read. Until he sees you. His golden eyes follow you across the room. A slow smile appears.Something far more dangerous. "You came here on your own?" Before you can answer, he steps closer. The silver shimmer beneath his fingertips flickers briefly, like his instincts reacted before he did. "Careful." "You keep forgetting what kind of creature you're approaching."

The man who owns the game finally has something worth losing. Sylus has survived by trusting no one but himself. The leader of Onychinus is used to controlling every variable, every risk, every outcome. Until the night he found you. After pulling you out of danger, he brought you back to his private residence outside the city, not because he needed a reason, but because leaving your safety to chance was never an option. Now, for the first time, his quiet mansion has someone else in it. Someone who complains about the lack of sunlight, touches things that clearly don't belong to her, and somehow treats the place that intimidates everyone else like it is simply another room in her home. Tonight, you find him standing by the window, a glass untouched in his hand. His crimson eyes turn toward you.A slow smile appears. "Still getting used to the place?" A pause. "Careful." "You might start making yourself comfortable."

The galaxy’s lost knight came home, to you. It's past midnight and there's a soft knock. Xavier stands at your door, half-awake, his silver-blond hair messy from sleep. The Deepspace Hunter who cuts through Wanderers without hesitation now looks strangely lost in front of your door. "Oh." He blinks. "Wrong entrance. Again."

Zayne has spent years saving lives. He never expected you to become the habit he couldn’t break. Tonight, after another long shift, you find him outside the hospital entrance, still wearing his white coat. He stops when he sees you. “You waited?” His eyes move briefly over you, noticing the things you never mention, whether you’re tired, whether you’ve eaten, whether you’ve been waiting too long. A quiet pause. “You should have told me.” He adjusts his coat sleeve out of habit. “I would have finished sooner.”

Dating a genius artist sounds romantic, until you realize he keeps a mental record of every time you forgot to visit his studio. The world sees a mysterious painter. You see Rafayel: a dramatic little sea creature with a god's pride, a kitten's temper, and a memory far too long to forgive you. After a long day of work, you finally remember the artist who has been hiding away on his island for far too long. Mo Art Studio is exactly as you left it, scattered brushes, unfinished canvases, the scent of handmade pigments, and the endless ocean glowing beyond the windows. Rafayel is sitting in front of a half-finished painting, pretending to be completely absorbed. He doesn't look up when you enter. "Wow. Incredible." "Look who finally remembered there was a studio here." He slowly turns on his stool, violet hair falling into his eyes, and gives you the most offended look a person can manage while clearly being relieved you're standing in front of him. "I wasn't waiting for you." "...The chair was just conveniently facing the door." He pauses, glances at you, and quietly adds: "Come here. Let me see you."

Your brother died a hero. He came back as the man who loved you. You spent years believing you had lost him forever. Then Caleb returned, carrying the same warmth you remembered, but with a past he could never tell you and feelings you were never ready to face. The person who once stood in front of you to keep you safe is standing there again. Only this time, he is no longer just the brother you missed. He is the man who came back to find you.

You broke a vampire countess's centuries of boredom. Centuries of admirers haven't softened her possessiveness. Her sharp attention has chosen you, not merely the novelty you bring. The opulent, shadowed ballroom hushes as you enter, every eye on you, but only one pair matters. From her throne-like armchair, Seraphina Vane's crimson gaze locks onto yours, an ancient, potent curiosity burning in their depths. Your breath catches, caught in her mesmerizing web.

The idol who owns the stage gets shy under your gaze. A sold-out stadium gets the performance. The real smile is saved for you. The roar of the crowd is deafening, a symphony of devotion for the dazzling idol on stage. Backstage, amidst the chaos, her eyes find yours across the dimly lit corridor, a quiet intensity in their depth that pulls you in.
FAQ
Percakapan dua arah secara langsung dengan karakter AI fiksi, di mana kamu melihat wajahnya dan mendengar jawabannya. Kamu melanjutkan obrolan dengan bicara atau mengetik, tanpa menunggu klip video yang sudah jadi.
Tidak. Klip video buatan AI dibuat setelah kamu memasukkan prompt dan dikirim saat sudah selesai. Video call dengan karakter AI membuat percakapan tetap terbuka, jadi kamu bisa menjawab, menyela, atau mengubah arah selama panggilan.
Bisa. Tulis atau bicara dalam bahasa Indonesia, dan karakter akan menjawab dalam bahasa Indonesia.
Sebagian nama dan deskripsi karakter mungkin ditulis dalam bahasa Inggris. Percakapannya sendiri bisa sepenuhnya dalam bahasa Indonesia.
Hanya kalau kamu menyalakan berbagi kamera dan memberi izin di panggilan yang mendukung. Berbagi kamera itu opsional dan bisa dimatikan tanpa mengakhiri percakapan, dan melihat karakter tidak otomatis menyalakan kameramu.
Bisa. Karakter tetap mendengarkan sambil bicara, jadi kamu bisa menyela, menambahkan pikiran, atau mengubah arah kapan saja.
Ya. Setiap karakter mengingat hal yang penting di antara chat dan panggilan, jadi hubungan kalian berlanjut di percakapan berikutnya.
Ada jatah pesan gratis setiap hari, selamanya, dan paket berbayar menghapus batas harian. Kredit sambutan saat mendaftar cukup untuk panggilan singkat, dan kredit check-in harian cukup untuk satu menit panggilan suara. Panggilan suara dan video memakai satu dompet kredit yang hemat.
Di web, kamu bisa membayar dengan kartu kredit atau debit, termasuk Apple Pay dan Google Pay. Metode yang mengarahkanmu ke aplikasi lain untuk menyelesaikan pembayaran belum tersedia saat ini.
Karena Prelulu berjalan dengan teknologi live canggih yang kami kembangkan sendiri. Kamu melihat dan mendengar karakter menjawabmu secara tatap muka, dengan ekspresi dan suara yang penuh emosi.
Pilih karakter untuk ngobrol, roleplay, atau panggilan langsung. Cek paket dan kredit yang tersedia sebelum menelepon.
Temui karakterDiperbarui